Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Mohon Maaf Lahir Bathin
Scroll untuk baca artikel
Berita

Ramadhan Penuh Cinta, Festival Hadrah Klasik Menggelegar di Keraton Agung Sumenep

Avatar photo
114
×

Ramadhan Penuh Cinta, Festival Hadrah Klasik Menggelegar di Keraton Agung Sumenep

Sebarkan artikel ini
Peserta Festival Hadrah Classic di Keraton Agung Sumenep/Istimewa/ DhalemTemor.

DhalemTemor.com- Arus globalisasi di era informsi terus menggerus peradaban, berbagai cara dilakukan oleh umaro’ dan Ulama mengantisipasi timbulnya dampak yang lebih besar.

Salah satu yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep di bulan suci Ramadhan 1445 H ini, adalah dengan mengadakan lomba musik islami berupa Festival Hadrah Klasik (tradisional).

Pagelaran seni musik yang identik dengan syair religi dan shalawat tersebut diharapkan mampu menetralisir kemajuan teknologi informasi yang secara tak langsung bisa menggerus budaya bangsa.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi,SH,MH punya harapan besar terkait Terkait Festival Hadrah Klasik yang digelar bersamaan dengan bulan suci Ramadhan ini.

Dengan festival hadrah klasik tersebut, Bupati Fauzi berharap bisa memupuk rasa cinta masyarakat Sumenep dalam melestarikan dan menumbuhkembangkan seni musik Hadrah di Kota Keris ini.

“Festival Hadrah sejatinya dilaksanakan untuk mengembangkan budaya Islam, sehingga kegiatannya guna meningkatkan kreativitas dalam berkarya,” demikian Bupati Fauzi saat membuka Festival Hadrah Klasik di Pendopo Agung Keraton Sumenep pada Sabtu 23 Maret 2024.

Bupati yang dekat dengan kalang Kiai Pesantren ini berharap kesenian hadrah menggema ditenga kehidupan masyarakat, pesantren-pesantren dan majelis taklim.

“Bahkan bisa menjadi potensi wisata religi di Kabupaten Sumenep yang nantinya bisa mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,” imbuh Bupati Fauzi

“Pemkab berkomitmen bersama masyarakat, khususnya genersi muda secara bersama-sama menjaga dan membumikan hadrah sebagai budaya seni bernuansa islami, tanpa harus mengenyampingkan kearifan lokal,” ajaknya.

Kendati demikian, Bupati Fauzi mengajak masyarakat tidak kaku menyikapi perkembangan musik di era persaingan global dewasa ini. Itu penting, lanjut dia, sebagai strategi ‘mendakwahkan’ hadarah klasik ditengah masyarakat modernis.

“Hadrah klasik harus tetap dipertahankan, tetapi tidak gagap terhadap perkembangan hadrah modern atau masa kini, itu dilakukan supaya keberadaan seni musik bernuansa Islam ini tetap eksis sampai kapanpun,” pungkas Bupati Achmad Fauzi.

Untuk diketahui, ada sejumlah jamiyatul hadrah yang sudah tampil maksimal dalam Festival Hadrah Klasik menampilkan Group Perform terbaik semalam, yakni Hadrah Nurul Karomah Kecamatan Gapura, Ar-Ridwan Kecamatan Kota, Nurul Jadid Kecamatan Lenteng, Nurul Barokah Kecamatan Dasuk, dan Mambaul Ulum Kecamatan Saronggi. [Ferry Arbania]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *