Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Mohon Maaf Lahir Bathin
Scroll untuk baca artikel
Lalampan

Tangan Dingin Kiai Sahli Hamid Sukseskan Haul Agung Kiai Rowi ke-7

Avatar photo
402
×

Tangan Dingin Kiai Sahli Hamid Sukseskan Haul Agung Kiai Rowi ke-7

Sebarkan artikel ini
Kiai Sahli Hamid,MPd.I Sekjen Kaprowi saat sowan ke kediaman Ny. Hj. Saudah Kusmin Keturunan Kiai Muhammad Rowi di Yogyakarta, Rabu (27/12/2023)

DhalemTemor.com— Menggawangi acara besar sekelas Haul Agung Kiai Muhammad Rowi (Gher Assem) bukan hanya tidak mudah, namun diperlukan jaringan luas dan biaya yang juga tak sedikit.

Mulai dari soal pendataan nama-nama potoh atau keturunan Kiai Rowi yang tersebar disejumlah pelosok negeri. Sosialisas jauh-jauh hari, bahkan setahun sebelumnya. Beruntung seluruh komponen pengurus kompolan bulanan (Kaprowi) kompak dan mayoritas orang-orang berpengalaman.

Beberapa hal yang dilakukan oleh Kiai Muhammad Sahli yang merupakan Sekjen Kaprowi, Kompolan Potoh Kiai Rowi adalah mendatangi sejumlah Kiai di tanah jawa yang masih keturunan Kiai Rowi untuk melakukan Sosialisasikan Haul ke-7.

Berikut perjalanan Sekjen Kaprowi Kiai Sahli Hamid ketika mengunjungi para sesepuh di Yogyakarta, meski sangat letih namun hati tetap bahagia.

“Amazing….!” Itulah kata yang pas disematkan kepada Sekretaris Umum Kompolan Potoh Kiai Rowi (Kaprowi), Kiai Muhammad Sahli Hamid yang menyosialisasikan pelaksanaan Haul Agung ke-7 kepada generasi kelima (R5) paling sepuh, yakni Ny. Hj. Saudah Kusmin di Yogyakarta, Rabu (27/12/2023) lalu dinukil dari Kaprowi.my.id.

Untuk diketahui, Nyai Saudah Kusmin merupakan generasi kelima dari jalur Kiai Damah bin Rowi, garis keturuna yang berasal dari Ambunten Sumenep yang kemudian menikah dan menetap di Yogyakarta.

Nyai Saudah tergolong keturunan Kiai Rowi GherAssem paling sepuh di antara generasi kelima yang masih tampak sehat dan energik, padahal usianya sudah di atas 70 tahun.

Selain melakukan sosialisasi Haul Agung ke-7, Kiai Sahli Hamid Sekjen Kaprowi yang didampingi isteri dan puterinya selama dua hari tersebut, menyempatkan diri untuk mengunjungi destinasi wisata Keraton Jogja.

“Alhamdulillah, saya dikasih kesempatan oleh Allah SWT untuk bersilaturrahmi. Ini kesempatan langka dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin” imbuh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Raudlatul Iman Gadu Barat Ganding Sumenep ini.

Kiai penyair ini yang selalu menjadikan hidupnya bahagia dengan silaturrahmi. Hobi yang menyulam barokah dan kematangan diri dalam tiap berorganisasi. [Ferry Arbania]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *