Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Mohon Maaf Lahir Bathin
Scroll untuk baca artikel
BeritaBhujuk

H+ 1 Lebaran Pengurus Kompolan Bhujuk Bandungan Karay

Avatar photo
1583
×

H+ 1 Lebaran Pengurus Kompolan Bhujuk Bandungan Karay

Sebarkan artikel ini
Penuh semangat, sejumlah pengurus kompolan bersih-bersih maqbaroh K.R.Sri Anum (Bhujuk Bandungan Karay), Kamis 11 April 2024.

Sumenep- H+1 Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Pengurus Kompolan Potoh Bhujuk Bandungan (K.R. Sri Anom) Karay Kecamatan Ganding Sumenep kembali melanjutkan persiapan acara Haul Agung Perdana yang akan dilaksanakan pada hari Rabu 17 April 2024 pukul 08.00 WIB.

Sejumlah pengurus berbagi tugas dengan sukarela seperti bagian menyapu area pemakaman dikoordinatori oleh Nyai Safina dan Mbak Khazeimah, bagian pengecatan makbaroh Bhujuk Bandungan dihandle oleh Ust M.Hoiri Al-Ustmani.

Sedangkan bagian evakuasi batang pohon dan sampah makam diserahkan kepada Muhammad Tsabit, Musyfik dan Ruba’ie. Sedangkan untuk pemangkasan rumput yang sangat luas dilakukan oleh Baihaki Ibnu Wasik.

“Alhamdulillah, meski tenaganya sangat terbatas, kami bisa merampungkan persiapan lapangan untuk acara Haul Agung Bhujuk Bandung Karay. Ini acara perdana, setelah beberapa tahun tertunda karena berbagai pertimbangan,” demikian disampaikan Ferry Arbania Juru Bicara Kompolan Bhujuk Bandungan Karay (KBBK) Kecamtan Ganding, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis 11 April 2024.

Sementara Hoiri Al-Ustmani salah satu pengurus KBBK saat berada di Asta Makam Beringin Tenggina Karay menyebutkan, tak ada kendala berarti dalam persiapan acara Haul Potoh Perdana ini.

“Insya Allah masyarakat disini juga kompak, termasuk para jemaah kompolan potoh Bhujuk Bandungan. Intinya, kita semua sepakat dan komitmen untuk menyukseskan acara ini. Semoga Allah swt mudahkan urusan kita semua.,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Acara Haul Agung Perdana Bhujuk Bandungan Karay ini akan digelar pada hari Rabu 17 April 2024 pukul 08.00- Selesai. Tempat acara di Asta Makam Beringin, Tenggina Karay Ganding Sumenep.

Acara ini dikemas dalam nuansa “Pesta Ketupat” dengan balutan acara Islami, sehingga menjadi ajang silaturrahim dan temu kangen antar Potoh Bhujuk Bandung yang tersebar disejumlah daerah seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Yogyakarta, Banyuwangi dan sejumlah daerah lainnya. [tim/red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *